Bitcoin
|
Bitcoin
|
|
A
Bitcoin logo
|
|
Buku besar
|
Transaksi diverifikasi dan
dilindungi oleh jaringan peer-to-peer
desentral.
|
|
Diperkenalkan
|
3 Januari 2009
|
|
Pengguna
|
Internasional
|
|
Pencetakan
|
25BTC setiap sepuluh menit
|
|
Sumber
|
|
|
Metode
|
Nilai Bitcoin baru akan berkurang
setengahnya setiap empat tahun sampai jumlahnya mencapai 21 juta BTC[2]:17
|
|
Subsatuan
|
|
|
.00000001
|
satoshi[3]
|
|
Simbol
|
BTC, XBT,[4]
, ฿
(sama dengan simbol baht),[5]
Ƀ[6]
|
Bitcoin adalah sebuah uang
elektronik yang di buat
pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan
perangkat lunak sumber
terbuka yang dia
rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-ke-peer yang menghubungkan
semuanya. Tidak seperti mata uang pada umumnya, bitcoin tidak tergantung dengan
mempercayai penerbit utama. Bitcoin menggunakan sebuah database yang
didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk
menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa
bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang mempunyainya, dan tidak
pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali.
Desain dari
Bitcoin memperbolehkan untuk kepemilikan tanpa identitas (anonymous) dan
pemindahan kekayaan. Bitcoin - bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam
sebuah format file wallet atau di simpan oleh sebuah servis wallet
pihak ketiga, dan terlepas dari semua itu Bitcoin - bitcoin dapat di kirim
lewat internet kepada siapapun yang mempunyai sebuah alamat Bitcoin.
Topologi peer-to-peer bitcoin dan kurangnya administrasi tunggal membuatnya
tidak mungkin untuk otoritas, pemerintahan apapun, untuk memanipulasi nilai
dari bitcoin - bitcoin atau menyebabkan inflasi dengan
memproduksi lebih banyak bitcoin.
Bitcoin adalah salah satu dari implementasi
pertama dari yang disebut cryptocurrency, pertama kali di deskripsikan oleh Wei Dai pada
tahun 1998 dalam milis cypherpunks
Ikhtisari
Bitcoin
mengandalkan pada jumlah pemindahan di antara rekening publik menggunakan kriptografi kunci publik. Semua
transaksi - transaksi adalah terbuka untuk umum dan disimpan dalam sebuah database yang
didistribusikan. Untuk mencegah pengeluaran-ganda, jaringan
mengimplementasikan sebuah server waktu yang di distribusikan,
menggunakan ide perantaian bukti dari kerja. Keseluruhan
sejarah dari transaksi - transaksi telah di simpan dengan semestinya dalam
database dan untuk mengurangi ukuran dari tempat penyimpanan, sebuah pohon Merkle digunakan.
Teknis
Perangkat lunak
Bitcoin dijalankan pada Windows 7
Bitcoin adalah sebuah
implentasi peer-to-peer dari proposal b-money oleh Wei Dai dan proposal Bitgold
oleh Nick Szabo. Prinsip dari sistem secara umum telah di deskripsikan pada
tahun 2008 oleh Satoshi Nakamoto.
Pengiriman
Seseorang yang
berpatisipasi di dalam jaringan bitcoin mempunyai sebuah wallet yang menyimpan beberapa keypair - keypair kritografi. Kunci publik - kunci publik, atau alamat -alamat bitcoin,
yang bertindak sebagai tujuan akhir(endpoint) mengirim atau menerima
untuk semua pembayaran. Kunci pribadi yang terkait hanya memperbolehkan
pembayaran hanya dari user itu sendiri. Alamat - alamat tidak mengandung
informasi apapun mengenai pemiliknya dan secara umum tidak diketahui.[8] Alamat -
alamat dalam format yang dapat dibaca manusia terdiri dari angka - angka acak
dan huruf - huruf yang panjangnya sekitar 33 karakter, dalam format 1rYK1YzEGa59pI314159KUF2Za4jAYYTd. Pengguna
bitcoin dapat memiliki banyak alamat, dan faktanya dapat mengenerasi alamat
baru tanpa batasan apa pun, karena membuat sebuah alamat baru adalah bersifat
segera, sebanding dengan membuat sebuah umum/pribadi pasangan kunci baru, dan
tidak membutuhkan hubungan dengan node - node apapun dalam jaringan. Dalam
membuat tujuan-tunggal/penggunaan-tunggal alamat - alamat dapat membantu
anonimitas user tersebut.
Transaksi
Bitcoin -
bitcoin mengandung kunci publik (alamat) sang pemilik yang sekarang. Ketika
pengguna A mengirim suatu nilai ke pengguna B, A akan
melepaskan nilai kepemilikan mereka dengan menambahkan kunci publik (alamat) B
ke koin - koin tersebut dan menandatanganinya dengan kunci pribadi dia sendiri. Kemudian dia
akan menyiarkan bitcoin - bitcoin ini dalam sebuah pesan yang sesuai, atau
disebut transaksi, di dalam jaringan peer-ke-peer. Sisa dari node - node
jaringan menvalidasi tanda tangan kritografi dan jumlah dari transaksi sebelum
menerimanya.
Rantai-blok
Rantai yang
paling utama (hitam) terdiri dari seri terpanjang yang berasal dari dari blok awal
(hijau) dari blok yang sekarang. Blok yang tidak berpemilik (abu - abu) ada di
luar rantai utama.
Transaksi
apapun yang di siarkan ke node - node lainnya tidak secara langsung menjadi
resmi sampai diakui dalam sebuah daftar-waktu yang telah dicap dari semua
transaksi yang diketahui, yaitu disebut sebagai rantai blok. Pengakuan
ini berasal dari sebuah sistem yang-diyakini-jalan untuk mencegah
pengeluaran ganda dan pemalsuan.
Saat - saat
tertentu, setiap node yang menghasilkan mengoleksi semua transaksi -
transaksi tidak diakui yang mana diketahui dari dalam sebuah blok
kandidat, sebuah file yang mana di antara lainnya[10], mengandung
hash kriptografi dari blok-yang berlaku sebelumnya dan diketahui pula oleh node
tersebut. Kemudian node itu mencoba untuk menghasilkan sebuah hash kriptografi
dari blok itu dengan karakteristik tertentu, sebuah usaha yang membutuhkan
sebuah nilai yang dapat diprediksi dari pengulangan percobaan dan kesalahan.
Ketika sebuah node menemukan sebuah solusi, dia akan mengumumkannya ke semua
jaringan. Anggota jaringan akan menerima blok baru yang telah di pecahkan dan
mengvalidasikannya sebelum menerima, dan kemudian menambahkannya ke rantai.
Akhirnya,
rantai-blok mengandung sejarah kriptografi kepemilikan dari semua koin - koin
yang berasal dari alamat sang pembuat ke pemilik alamat yang sekarang.[11] Oleh karena
itu, kalau seorang pengguna berusaha untuk menggunakan kembali koin-koin yang
telah dia belanjakan, maka jaringan akan menolak transaksi tersebut.
Produksi Bitcoin
Jaringan
Bitcoin secara acak membuat dan mendistribusikan sekumpulan dari bitcoin -
bitcoin yang baru sekitar 6 kali dalam satu jam ke seseorang yang menjalankan
perangkat lunak dengan opsi 'menghasilkan koin' yang telah dipilih sebelumnya.
Setiap pengguna berpotensi menerima sekumpulan dengan menjalankan opsi itu,
atau program yang telah dispesialisasikan untuk dijalankan di alat yang
pengguna punya (contohnya kartu grafis - VGA). Menghasilkan bitcoin - bitcoin
adalah sering diistilahkan sebagai "menambang", sebuah istilah yang
sama dengan analogi penambangan
emas. Mengenai
probabilitas kemungkinan bahwa seorang pengguna akan menerima sekumpulan sangat
bergantung pada kekuatan komputasi yang dia kontribusikan ke jaringan yang juga
berhubungan dengan gabungan kekuatan komputasi dari semua node - node.[12] Jumlah dari
bitcoin yang dibuat dalam setiap kumpulan adalah tidak lebih dari 50 BTC, dan
seiringan dengan waktu penghargaannya juga telah diprogram untuk berkurang
sampai ke titik nol, dengan begitu tidak akan ada lebih dari 21 juta bitcoin
yang akan ada.[8] Seiring dengan
pembayaran berkurang, maka motif dari pengguna tersebut diharapkan akan berubah
untuk mendapatkan biaya Transaksi.
Semua node -
node yang menghasilkan dari jaringan adalah berkompetisi untuk menjadi yang
pertama dalam mencari sebuah solusi untuk sebuah masalah kriptografi mengenai
blok-kandidatnya, sebuah masalah yang mengharuskan pengulangan percobaan dan kesalahan. Ketika sebuah
node menemukan sebuah solusi yang benar, maka akan mengumumkannya ke sisa dari
jaringan dan mengklaim sekumpulan dari bitcoin - bitcoin. Anggota - anggota
dari jaringan akan menerima blok yang telah dipecahkan dan menvalidasikannya
sebelum menerima secara penuh, dan menambahkannya ke rantai. Nodes dapat
memperkerjakan Unit Pengolah Pusat mereka menggunakan klien standar atau
menggunakan perangkat lunak lainnya yang memanfaatkan kekuatan dari Graphics processing unit mereka.[8][13][14] Pengguna juga
dapat menghasilkan bitcoin secara kolektif.[15]
Dikarenakan
setiap satu blok akan dihasilkan setiap 10 menit, maka setiap node secara
terpisah mengatur ulang kesulitan dari masalah yang dicoba untuk dipecahkan
setiap dua dua minggu sekali untuk setiap perubahan dari kekuatan keseluruhan
unit pengolah pusat(CPU) dari jaringan peer-ke-peer.
Biaya Transaksi
Dikarenakan
node - node tidak mempunyai obligasi untuk menyertakan transaksi - transaksi
dalam setiap blok yang mereka hasilkan, pengirim Bitcoin dapat juga secara
sukarela membayar biaya transaksi. Dengan melakukan itu akan mempercepat
transaksi tersebut dan menyediakan insentif untuk pengguna - pengguna yang
menjalankan node, terutama ketika kesulitan dari menghasilkan bitcoin - bitcoin
ditingkatkan atau hadiah dari setiap jumlah blok berkurang seiring waktu. Node
- node mengumpulkan biaya transaksi yang dikaitkan dengan semua
transaksi-transaksi yang dimasukkan dalam blok-kandidat mereka.[8]
Ekonomi
Ekonomi dari
Bitcoin masih kecil dibandingkan dengan ekonomi - ekonomi yang sudah lama
didirikan dan perangkat lunak masih dalam tahap perkembangan beta. Tetapi
barang pakai dan servis, seperti mobil bekas dan kontrak pengembangan perangkat
lunak freelance, sekarang sudah dapat diperdagangkan. Bitcoin - bitcoin
diterima untuk kedua hal, baik servis maya maupun barang nyata. [16] Electronic Frontier
Foundation dan Singularity Institute menerima
donasi melalui bitcoin.[17][18] Para penukar
mata uang menukarkan mata uang yang biasa dipakai sehari-hari (termasuk dollar
Amerika, rubble Russia, dan yen Jepang) ke bitcoin melalui situs penukaran
bitcoin.[19][sumber
terbitan sendiri?][20] Siapapun dapat
melihat rantai-blok dan mengamati transaksi secara real time. Berbagai macam
fasilitas servis untuk mengamati telah tersedia.[21][22]
Perbedaan moneter
Total pasokan
Bitcoin dari waktu ke waktu.
Berbeda dengan matauang fiat konvensional, bitcoin berbeda dalam
hal tidak ada kepengawasan yang dapat mengontrol nilai dikarenakan sifatnya
yang desentralisasi,[23] pengurangan
sirkulasi dapat menyebabkan ketidakstabilan yang biasanya disebabkan oleh bank -
bank sentral. Terdapat pula pengontrolan inflasi secara terbatas yang
diimplementasikan dalam perangkat lunak Bitcoin, tetapi itu dapat diprediksi
dan diketahui oleh semua pihak. Karena itu inflasi tidak dapat dimanipulasi
dari sentral untuk memengaruhi redistribusi nilai dari khalayak ramai.
Transfer -
transfer difasilitasi secara langsung tanpa menggunakan sebuah pemeroses
keuangan di antara node - node. Jenis transaksi ini membuat chargeback mustahil. Klien Bitcoin akan
menyiarkan transaksi ke node sekitar yang akan menyebarkan pembayaran ke semua
jaringan. Transaksi - transaksi yang gagal atau salah akan ditolak oleh klien -
klien yang jujur. Transaksi - transaksi kebanyakan bebas pungutan biaya, tetapi
sebuah biaya biasanya dapat dibayarkan ke node lainnya untuk mempriotiskan
pemerosesan transaksi.
Seiringnya
waktu, jumlah total dari bitcoin akan meningkat mengarah ke 21 juta. Peredaran
uang meningkat sebagai sebuah serial geometris yang
berlangsung setiap 4 tahun sekali; diperkirakan pada tahun 2013 setengah dari
total peredaran akan berhasil dihasilkan, dan pada tahun 2017, 3/4 dari itu
akan selesai dihasilkan. Seiring dengan perarahan menuju nilai tersebut,
bitcoin sepertinya akan mulai mengalami deflasi (pertambahan
nilai nyata) nilai dikarenakan kekurangan perkenalan baru. Walaupun Bitcoin
dapat dibagi dengan delapan angka dibelakang koma (memberikan 2.1 x 1015
unit total), menghilangkan ketebatasan praktis dapat menyebabkan penyesuaian
nilai ke arah linkungan deflasi.[8] Daripada
mengandalkan dari insentif bitcoin yang baru dibuat untuk mencatat transaksi -
transaksi ke dalam blok - blok, node - node dalam perioda ini diharapkan untuk
menggantungkan kemampuannya untuk secara kompetitif mengumpulkan biaya
pemerosesan transaksi - transaksi .
Hasil
Kemungkinan
kegagalan skenario untuk Bitcoin adalah termasuk di antaranya devaluasi mata
uang, penurunan basis pengguna, atau tindakan keras seluruh pemerintah untuk
menghentikan operasi perangkat lunak. Bagaimanapun juga, mungkin saja tidak
mungkin untuk "uang-kripto seperti bitcoin. "[24] Sepertinya
desentralisasi dan anonimitas yang terkandung dalam Bitcoin adalah sebuah
reaksi terhadap pemerintah Amerika Serikat yang memprosekusi perusahaan -
perusahaan mata uang maya seperti e-gold dan Liberty Dollar.[25] Disebuah surat
kabat Irish
Times
menginvestigasi artikel Danny O'Brien yang melaporkan "Ketika saya
menunjukkan orang mengenai ekonomi Bitcoin, mereka menanyakan: 'Apakah ini
legal' Mereka menanyakan: 'Apakah ini sebuah penipuan?' Saya membayangkan bahwa
para pengacara dan ekonom berusaha keras menjawab kedua pertanyaan tersebut.
Saya menyangka anda akan sesegera mungkin menambahkan anggota - anggota
parlemen ke dalam daftar tersebut."[24]
Pada tahun 2011
februari, peliputan di Slashdot dan berikutnya
efek
Slashdot memengaruhi
nilai dari bitcoin dan ketersediaannya dari beberapa situs - situs yang
terkait..[26][27][rujukan?]
Legalitas Penggunaan
Legalitas penggunaan Bitcoin berubah-ubah secara
cepat diseluruh dunia, beberapa negara seperti Thailand melarang Bitcoin,
negara Jerman memberikan status legal dan beberapa negara seperti Cina
membatasi penggunaan bitcoin. Pada 6 Februari 2014, Pemerintah Indonesia
menyatakan bahwa Bitcoin dan virtual currency lainnya bukan merupakan mata uang
atau alat pembayaran yang sah di Indonesia. Masyarakat Indonesia dihimbau untuk
berhati-hati terhadap Bitcoin dan virtual currency lainnya. Segala risiko
terkait kepemilikan/penggunaan Bitcoin ditanggung sendiri oleh pemilik/pengguna
Bitcoin dan virtual currency lainnya